Curang Ketidakcocokan Menonjol Ada Pada Pencapaian Nada

Curang Ketidakcocokan Menonjol Ada Pada Pencapaian Nada – Polda Metro Jaya menyelamatkan tiga orang Panitia Penentuan Kecamatan (PPK) Ulu Talo, Bengkulu pada Senin, 13 Mei 2019 jam 22.00 WIB. Ketiganya disangka lakukan tindak pidana manipulasi Pemilu 2019 serta diamankan di daerah Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membetulkan ihwal penangkapan ini.

“Iya Polda Metro Jaya menopang tangkap. Tempo hari diamankan di Mall Permata Hijau, Jakarta Selatan,” kata Argo waktu dilakukan konfirmasi, Selasa, (14/5).

Ketiganya merupakan Ketua PPK Ulu Talo Azis Nugroho (24), Operator PPK Ulu Talo Andi Lala (36), serta Sekretariat PPK Ulu Talo Arizon (43). Mereka disangkakan melanggar Klausal 551 Undang-Undang (UU) RI Nomer 7 Tahun 2017 terkait Penentuan Umum.

Dari info disatukan area manipulasi ada di Jalan Tanjung Agung, Tanjung Agung, Ulu Talo Kabupaten Seluma, Bengkulu. Peristiwa terjadi pada 26 April 2019 kurang lebih jam 03.00 WIB.

Peristiwa berasal pada Selasa, 23 April 2019 kurang lebih jam 23.00 WIB. Waktu itu, plano penghitungan nada Pileg 2019 tuntas serta ditutup dengan sah oleh PPK Ulu Talo. Hasil perhitungan nada oleh PPK itu lantas tuntas dibuat (print out) kurang lebih 02.00 WIB.

Esok harinya print out itu dibawa keluar buat diperbanyak. Selanjutnya, Pada Kamis, 25 April 2019 hasil print out itu telah tuntas ditanda tangani oleh saksi dari parpol serta salinan formulir mode DA.1 itu diberikan buat banyak saksi serta Panwascam Ulu Talo.

Sehabis di terima oleh saksi serta Panwascam pada 29 April 2019, salinan itu selanjutnya dikontrol kembali. Dari sana diketemukan ada ketidakcocokan hasil di antara pencapaian di plano dengan salinan banyaknya pencapaian pada salinan DA.1.

“Ketidakcocokan menonjol ada pada pencapaian nada salah satunya calon legislatif dengan pencapaian nada pada rekap DA Plano beberapa 185 nada, tapi pada salinan DA.1 jadi 1.137 nada,” ujar Argo

Argo menuturkan, masalah ini adalah penyidikan yang berdasar pada laporan Ketua Bawaslu Kabupaten Seluma, Yevrizal yang teregistrasi dengan nomer LP/72/V/2019/Bengkulu/SPKT Polres Seluma.

“Pemeran dibawa ke Polda Metro Jaya buat dikerjakan kontrol serta peningkatan. Selanjutnya ditangkap tiga unit handphone yang dikuasai tersangka pemeran,” pungkas Argo.