Mahasiswi Ubaya Lisa Stefanny Mendadak Viral di Medsos, Gegara Ini

Agen Casino

Mahasiswi Ubaya Lisa Stefanny Mendadak Viral di Medsos, Gegara Ini – Nama mahasiswi Kampus Surabaya (Ubaya) Lisa Stefanny mendadak viral di sosial media. Lisa viral karena skripsinya yang mempunyai tebal 1.150 halaman.

Karena deadline yang makin dekat, Lisa akui menulis skripsinya cuma sepanjang 45 hari saja. Tetapi, untuk penelusuran bahan serta interviu narasumber, Lisa menyebutkan telah dicicil semenjak semestar enam.

“Jadi saya itu semester 6 saya telah usai metodologi riset, semester 7 saya mengawali skripsi. Tetapi sebab saya masih tetap ikuti beberapa lomba serta mata kuliah dengan full. Jadi saya baru mulai semester 8 tetapi untuk penelusuran informan, telah dari semester 8 awal,” narasi Lisa di Surabaya, Sabtu (27/4/2019).

“Tetapi dalam penulisannya memang ini cuma 45 hari. Diawalnya April saya mengawali untuk interviu, sesudah itu saya pergi ke Bandung untuk lomba sesudah waktu pulang dari Bandung saya baru mengawali dari pertama,” sambungnya.

Sepanjang 45 hari membuat skripsi, Lisa akui jam tidurnya menyusut. Dari yang umumnya seputar 8 jam jadi cuma 4 jam. Seringkali, Lisa bergadang semalaman untuk skripsinya selesai.

“Telah tidak tidur, tidak tidur sich. Umumnya saya tidur hanya 4 jam. Umumnya orang akan menghimpun tujuannya sepanjang hari, baru kerjanya empat jam. Jika saya tidur empat jam melakukannya bekasnya. Sebab kejar-kejaran sama dosen,” katanya.

Tidak cuma itu, karena skripsinya yang tebal, Lisa akui cukuplah kewalahan. Contohnya saja waktu menge-print skripsi untuk sidang, Lisa mesti antre dengan menjelaskan ini memerlukan waktu lumayan lama.

“Di tanggal 6 atau 7 Juni saya telah usai. Tetapi itu belum nge-print sebab memang tebal serta saya mesti mengcopy 4 untuk sidang. Saat itu percetakan penuh serta semua perlu percetakan sebab memang saatnya deadline semua,” tambah Lisa.

Pada akhirnya semua usaha keras juga berbuah hasil. Skripsinya juga mendapatkan tanggapan positif dari beberapa dosen. Lisa sukses lulus pas waktu dari Ubaya. Pada beberapa mahasiswa, Lisa mempunyai pesan spesial.

“Jika menurut saya, best suporter is your self. Apa pun yang kamu kerjakan, kamu disupport oleh kanan kiri, oleh orangtua, oleh teman dekat paling dekat itu percuma menurut saya. Ya mungkin ada powernya seputar 20%, tetapi 80% itu dari diri pribadi jika itu menurut saya,” pungkas Lisa.