Bayi Di Masukan Kedalam Jok Motor Hingga Tewas

Bayi Di Masukan Kedalam Jok Motor Hingga Tewas – Dimas mengakui punya niat menggugurkan kandungan kekasihnya kala kandungan berumur 3-4 bulan. Tetapi, ide itu tidak berhasil dikarenakan pria 21 tahun ini ada problem memperoleh obat penggugur kandungan.

” Saya sama dia (Cicik) gagasannya menggugurkan kandungan kala umurnya 3 atau 4 bulan. Tetapi, saya ada problem beli obat, ” kata Dimas terhadap wartawan di kantor Kasat Reskrim Polres Mojokerto, Kamis (16/8/2018).

Selesai 4 bulan berlalu, lanjut Dimas, dianya sendiri baru mendapatkan titik jelas tempat beli obat penggugur kandungan. Itu selesai satpam pabrik perlengkapan elektronik rumah tangga di Wringinanom, Gresik ini mendapatkan petunjuk dari temannya berinisial M.

Rekanannya itu memberi saran biar Dimas membeli ke TW, bidan yang berdinas di Aceh. Dulunya TW adalah rekan juga sekaligus tetangga Dimas.

” Saya beli gunakan duwit saya sendiri, harga nya Rp 500 ribu, ” tukasnya. Dimas serta kekasihnya Cicik selanjutnya bermalam di vila yang berada di daerah wisata Pacet pada Minggu (12/8) kurang lebih jam 21. 00 WIB. Itu selesai dua minggu awal kalinya, dia terima kiriman obat penggugur kandungan dari TW.

Di vila itu, Cicik menenggak 5 butir juga sekaligus obat penggugur kandungan yang dibeli kekasihnya seharga Rp 500 ribu. Besok harinya, Senin (13/8) kurang lebih jam 10. 00 WIB, perut mahasiswi sekolah tinggi pengetahuan kesehatan di Kediri itu bereaksi serta berkontraksi. Janin yang berada di kandungan Cicik mau keluar.

Proses kelahiran itu cuma dibantu Dimas. Diluar perkiraan, Cicik melahirkan bayi lelaki dalam situasi hidup. Dikarenakan gak tega membunuh darah dagingnya, pasangan muda-mudi ini membawa bayi yang masih tetap komplet dengan ari-arinya itu ke Puskesmas Gayaman, Mojoanyar, Mojokerto. Waktu tempuh puskesmas ini kurang lebih 20 menit dari vila.

Biar tidak ada orang yang tahu, mereka masukkan bayi itu ke bagasi sepeda motor Yamaha NMax warna merah nopol W 3192 AT. Bayi gak berdosa itu cuma dibungkus dengan 2 buah kaus.

Gunakan motor yang sama, Dimas membonceng Cicik menuju ke Puskesmas Gayaman. Hingga sampai di puskesmas, bayi mereka dalam situasi urgent gara-gara kelamaan didalam jok motor. Bayi prematur itu selanjutnya wafat kala dirujuk ke RS Gatoel, Kota Mojokerto.

Gara-gara tindakannya, Dimas sebagai penduduk Desa Cagak Agung, Cerme, Gresik saat ini mendekam di tahanan Polres Mojokerto. Sesaat kekasihnya masih tetap dirawat di RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari.