Seorang Bapak Menghamili Anak Kandungnya

Seorang Bapak Menghamili Anak Kandungnya – Jadi korban pemerkosaan bapak kandung, menyebabkan ER (22) tidak sempat terlepas dilanda permasalahan. ER juga melawan deretan permasalahan dari keluarga serta lingkungannya.

Tidak hanya mesti memiliki kandungan janin dari bapak kandungnya berinisial AR sampai persalinan kelak, saat ini ER tidak lagi dapat ada di tengahnya keluarga karena sudah diusir oleh warga.

Tersebut cerita ironis yang dihadapi ER ;

1. Tiga Tahun Jadi Korban Nafsu Bapak Kandung

Sepanjang tiga tahun, ER jadi korban napsu bejat bapak kandungnya sendiri, AR, 47, yang tinggal di Desa Paket Tani, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Akhir kali, pemerkosaan itu dihadapi ER di tempat tinggalnya pada bulan Desember tahun kemarin. Sampai, perut ER membuncit serta di ketahui tengah hamil. Tahu anak kandungnya dihamili sang suami, ibu korban lalu memberikan laporan masalah ini ke polisi.

2. Bapak Kandung ER Justru Melarikan Diri

Semenjak masalah ini dilaporkan ke polisi bulan Juni lantas, AR melarikan diri serta jadi buronan polisi. Sampai sekarang ini, kehadiran AR tidak di ketahui. Korban mesti memikul sendiri bayi yang ada pada kandungan yang sekarang ini telah berusia tujuh bulan itu.

3. Diusir Keluarga serta Masyarakat

Masalah hamil diluar nikah yang dihadapi ER jadi rumor besar di kampungnya. Semenjak itu, warga keberatan dengan kehadiran ER yang dipandang jadi aib kampung serta dinilai dapat membawa malapetaka buat warga kampungnya. Puncaknya, tanggal 22 Juni lantas, keluarga ER dipaksa untuk di tandatangani surat pengakuan yang dalamnya seperti berikut :

a. Permasalahan ini dikerjakan lewat jalan kekeluargaan.

b. Bapak kandung ER, dilarang menjumpai ER sampai menikah kelak.

c. Bapak kandung ER tidak bisa lakukan kekerasan fisik, perzinahan atau ancaman/berkata kasar pada ER serta semua keluarganya.

d. Bapak kandung ER, yang sebagai aktor pemerkosaan, tidak bisa lakukan kekerasan fisik, perzinahan atau ancaman/berkata kasar pada siapa saja serta dimana saja.

e. Jika masa datang AR mengulang tindakannya lagi yang tidak mematuhi hukum dan memungkiri surat pengakuan ini serta ketentuan perundangan-undangan yang laku, jadi persoalan ini (pemerkosaan) dapat diangkat kembali lewat jalan hukum.

Surat pengakuan itu di tandatangani oleh ibu kandung ER serta beberapa saudaranya dan dilihat oleh piranti desa dan aparat keamanan dari Babinsa serta Babinkamtibmas Desa Paket Tani.

4. Mesti Mengungsi ke Rumah Paman
Karena sudah diusir oleh keluarga serta orang-orang, ER sangat terpaksa diungsikan didalam rumah salah satunya pamannya di Kecamatan Pacet. Korban mulai alami depresi serta memaksa untuk kembali pulang ke tempat tinggalnya. Akan tetapi sampai sekarang ini, impian korban tidak terkabul serta terganjal oleh surat pengakuan yang dibikin orangtua serta keluarganya itu.

5. Kesusahan Cost Persalinan
Karena diusir oleh keluarganya, ER mesti memikul cost perawatan sepanjang memiliki kandungan sampai proses persalinan kelak. Diperkirakan dokter, ER mesti melakukan persalinan lewat operasi karena janin yang dikandungnya merupakan kembar. Sesaat ER sendiri tidak dapat bila mesti membayar cost persalinannya kelak. Bahkan juga ada gagasan bila anak kandungnya itu di tawarkan untuk diadopsi orang yang lain dengan prasyarat semuanya cost perawatan serta persalinan dijamin oleh pengadopsi.

Kepala Dinas Pengendalian Masyarakat Keluarga Merencanakan serta Pemberdayaan Wanita (DPPKBPP) Kabupaten Mojokerto Yudha Hadi SESB menyampaikan, pihaknya sudah menerjunkan petugas untuk merampungkan deretan masalah yang menerpa ER. Pihaknya juga sudah jamin cost persalinan ER kelak. ”Beban psikis korban mesti sembuh juga. Juga permasalahan sosial yang tengah dihadapi sekarang ini, ” kata Yudha, Rabu (25/7/2018).